/* Awal TAB VIEW 1*/ div.TabView div.Tabs { overflow: hidden; } div.TabView div.Tabs a { background: #0101DF ; background-repeat: no-repeat; float: left; display: block; width: 20px; /* Lebar Menu Utama Atas */ text-align: center; height: 20px; /* Tinggi Menu Utama Atas */ padding-top: 0px; vertical-align: middle; border: 1px solid #eeeeee; margin-top: 4px; margin-left: 6px; margin-right: 6px; border-bottom: 2px solid #999999; border-bottom-width: 2px; text-decoration: none; font-family: "Times New Roman", Serif; /* Font Menu Utama Atas */ font-weight: 800; color: #fff; /* Warna Font Menu Utama Atas */ } div.TabView div.Tabs a:hover, div.TabView div.Tabs a.Active { background-color: #FFFFFF; /* Warna background Menu Utama Atas */ background: #0101DF; /* Warna Background Mouse Hover */ background-repeat: no-repeat; } div.TabView div.Pages { clear: both; margin-top: 6px; padding: 5px; border: 2px double #999999; /* Warna border Kotak Utama */ overflow: hidden; background-color: #091a9f; /* Warna background Kotak Utama */ } div.TabView div.Pages div.Page { height: 200%; padding: 0px; overflow: hidden; } div.TabView div.Pages div.Page div.Pad { padding: 4px 2px; } /* Akhir TAB VIEW 1*/

Welcome

welcome to my blog

Devi Dance

Kamis, 26 Mei 2011

Tujuan KTSP


1.1. Tujuan KTSP
Secara umum tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk memandirkan dan memberdayakan satuan  pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dengan demikian, melalui KTSP diharapkan dapat mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum.
Dalam model pengelolaan kurikulum yang sentralistis seperti kurikuilum-kurikulum yang pernah berlaku keputusan pengembangan kurikulum diatur dan ditentukan secara terpusat.
KTSP memberikan kesempatan kepada sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan kurikulum dengan demikian, kurikulum yang dikembangkan di setiap satuan pendidikan akan menjadi lebih bermakna untuk mempersiapkan anak didik menjadi anggota masyarakat yang berguna mengembangkan potensi daerahnya.
1.2. Manfaat KTSP
1.      Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian kurikulum mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia.
2.      Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam mengembangkan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama.
3.      Meningkatkan kompetensi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang dicapai.



1.3. Langkah Penyempurnaan Kurikulum
2.      menyadari adanya masalah pendekatan ini biasanya diawali dari keresahan guru tentang kurikulum yang berlaku.
3.      Mengadakan refleksi pendekatan ini dilakukan untuk berusaha mencari penyebab munculnya masalah sehingga refleksi dilakukan dengan mengkaji literatur yang relevan.
4.      Mengajukan hipotesis atau jawaban sementara menghasilkan kajian refleksi, selanjutnya guru memetakan berbagai kemungkinan munculnya masalh dan cara penanggulangannya.
5.      Menentukan hipotes yang sangat mungkin dekat dan dapat dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi lapangan. Tidak mungkin berbagai kemungkinan bisa kita laksanakan.
6.      Mengimplementasikan perencanaan dan mengepaluasikannya secara terus menerus hingga terpecahkan masalah yang dihadapi. Dalam proses pelaksanaanya kita dapat berkolaborasi atau meminta pendapat.
7.      Membuat dan menysun laporan hasil pelaksanaan pengembangan langkah ini sangat penting untuk melakukan bahan diseminari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar